A.
Pengertian
Kecerdasan Spiritual
Menurut Zohar dan
Marshall sebagaimana dikutip oleh M.Suyanto, kecerdasan spiritual adalah
kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai, yaitu
kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang
lebih luas dan kaya atau kecerdasan untuk menilai bahwa atau tindakan atau
jalan hidup seseorang lebih bermakna di banding yang lain. Berbeda dengan
asumsi Sinetar dan Khavari yang mengartikan kecerdasan spiritual sebagai
pikiran yang mendapat inspirasi, dorongan, dan efektifitas yang terinspirasi
penghayatan ketuhanan dimana kita menjadi bagian didalamnya.
B.
Pentingnya
Keecerdasan Spiritual Bagi Manusia
Spiritual islam yang
menjadi tonggak pokok dalam sub bagian ini mempunyai dasar yang kuat dalam
ajaran Islam. Dalam ayat-ayat Al-Qur’an ditegaskan bahwa spiritualitas
merupakan visi, misi dan tugas pokok dari risalh para nabi dan rasul. Sebuah
tujuan hidup yang utama bagi orang yang bertaqwa, dan pdanya bergantung
keselamatan dan kesengsaraan manusia di dunia dan akhirat dalam pandangan Tuhan
YME.
C.
Kecerdasan
Spiritual Dan Hidup Bahagia
Hidup bahagia merupakan
dambaan semua manusia tanpa terkecuali. Itu artinya, secara normatif dan
konseptual tidak ada satupun manusia yang menolak untuk mendapatkan hakikat
kebahagiaan itu sendiri. Tujuan hidup manusia sesungguhnya adalah mencapai
tingkat tertinggi yaitu kebahagian baik lahir maupun batin.
Faktor-
Faktor Yang Membuat Manusia Bahagia yaitu uang, materi, kesehatan, spiritual,
beramal dan semua kebutuhan yang di butuhkan manusia.
D.
Krisis
Spiritualitas Masyarakat Modern
Masyarakat modern
diidentikan dengan masyarakat yang baru. Kemajuan itu dapat dilihat dari segi
ekonomi maupun dari segi finansial lainnya bahkan cara berfikir pun berbeda
dengan masyarakat yang hidup secara tradisional.
Dalam
kaitannya di atas mengapa ruang spiritual dalam diri manusia bisa mengalami
krisis ? Mungkin jawaban sederhana yang dapat kita utarakan adalah manusia
tidak mau mengisi ruang spiritual itu dengan hal-hal yang positif dalam
kehidupan mereka.
Krisis
spiritual yang melanda manusia pada umumnya disebabkan oleh dampak dari
kehendak kita untuk memutuskan hubungan komunikasi dengan Tuhan,bahkan boleh jadi juga akibat dari adanya unsur
kesengajaan dalam diri kita sebagai bentuk ”PEMBERONTAKAN” atas nilai-nilai
ketuhanan itu sendiri.
Persoalan
masyarakat modern dengan komleksitas kepentingan yang melingkupinya cukup
menarik untuk dikaji. Manusia seringkali terjatuh dan meleburkan diri dalam
dosa dan kenistaan.Kejahatan manusia yang semakin melampaui batas ini
diingatkan leh schumacher berikut ini: “...Semakin banyak orang yang mulai
bahwa “percobaan modern” telah gagal. Percobaan itu mendapatkan rangsangannya
mula-mula dari apa yang disebut
“revolusi descartes” yang dengan logika degilnya, memissahkan manusia dari
tingkat-tingkat yang lebih tinggi , yang dapat mempertahankan keinsainiannya.....”
Penyakit spiritual
adalah kondisi diri yang terfragmentasi terutama dari pusat diri. Sedangkan
kesehatan spiritual adalah kondisi kutuhan yang terpusat . Maka secara
sederhana Logika adalah jika kita ingin sehat secara spiritual sudah sewajarnya
kita menjalani kehidupan ini dengan mengambil fokus dalam pusat diri, pusat
spirital, pusat hakiki sense of security kita.

yukk Pada gabung,.,
BalasHapus